Didalam buku ini dijelasakan
Elemen-elemen apa saja yang terdapat di dalam jurnalisme.
Elemen
yang pertama menurut Kovach dan Rosenstiel, adalah kebenaran. Kebenaran itu
sendiri sebenarnya membingungkan masyarakat. Di dalam menciptakan kebenaran
sebagai seorang jurnalis berarti harus bisa sesuai dengan prosedur dan sebuah
proses. Karena masyarakat kita tidak akan langsung pervaya, dan mau percaya
dengan semua berita yagn di tampilkan oleh semua wartawan ataupun jurnalis, dan
kebenaran itu di sebut kebenaran fungsional. Tidak hanya itu , menurut Kovach
dan Rosenstiel, kebenaran pun bisa di ubah atau di revisi, seperti halnya di
dalam persidangan, maka dari itu jika semakin banyak hal yang bisa menguatkan
suatu fakta, semakin akurat pula kebenaran yang di berikan kepada masyarakat
oleh seorang jurnalis. Selain itu juga dalam mencipatakan suatu kebenaran yang
di percaya oleh masyarakat memerluka waktu yang cukup lama.
Elemen
yang kedua menurut Kovach dan Rosenstiel, diterangkan dengan bertanya, “Kepada
siapa wartawan harus menempatkan loyalitasnya? Pada perusahaannya? Pada
pembacanya? Atau pada masyarakat?”. Pertanyaan ini saat itu sangat berpengaruh
besar terhadap semua wartawan tentang tujuan mereka pada umumnya, atau bisa
dikatakan tujuan suatu perusahaan. Karena dari hasil riset yang ada kebanyakan
suatu perusahaan media lebih mementingkan kemauan masyarakat di bandingkan
memberikan suatu informasi yang memiliki nilai jual dan di butuhkan
maasyarakat. Perushaan kebanyak memikirkan keuntungan yang mereka dapatkan
dibandingkan dengan isi dari pesan tersebut. Padahal, sebagai seorang jurnalis
kita harus befikir secara rasional, dan lebih mengutamakan berita yang akan di
berikan yang memberikan manfaat kepada masyarakat. . Dalam bisnis media ada
sebuah segitiga. Sisi pertama adalah pembaca, pemirsa, atau pendengar. Sisi
kedua adalah pemasang iklan. Sisi ketiga adalah warga (citizens). Maka dari itu
sebaiknya, suatu perusahaan media memikirkan apa yang terbaik dan kulitas yang
terbaik dari berita di bandingkan dengan memenuhi kebutuhan lainnya.
Elemen
yang ke tiga menurut Konvach dan Rosenstiel, Mereka mengatakan esensi dari
jurnalisme adalah disiplin dalam melakukan verifikasi. Maksud dari disiplin
dalam melakukan verivikasi adlah dimana seorang jurnalis harus bisa menyaring
berbgai informasi baik itu dari segi kesehatan, gosip, politik, hiburan dan
pendidikan. Inilah yang membedakan antara seorang jurnalis dalam menulis pesan
dibandingkan dengan pencari informasi yang lainnya. Di dalam berita seorang
jurnalis membentuknya dengan meberikan sesuatu informasi yang berguna bagi
masyarakat, bisa terlihat menarik dan juga bisa tidak. Kemudian di dalam sebuah
berita sangat jarang untuk menampilkan sebuah fiksi, karena berita yang di buat
oleh seorang jurnalis lebih dari kea rah fakta, karena nantinya itu yang akan
membentuk opini public dan memberikan pemikiran baru kepada setiap masyarakat
yang mendapatkan berita tersebut. Dari paparan di atara Konvach dan Rosentiel
menciptakan banyak konsep tentang menciptakan suatu kebenaran dan melakukan
verifikasi tersebut. Kemudian mereka menambahkan juga metode yang kongkrit
dalam melakukan verifikasi itu. Pertama, penyuntingan secara skeptic, Kedua,
memeriksa akurasi, Ketiga, jangan berasumsi, Metode keempat, pengecekan fakta
ala Tom French.
Elemen
ke empat menurut Konvanch dan Rosentiel adalah independensi. Independesndsi sendiri tecipta
menjadi salah satu dari elemen jurnalistik adalah Karen sebagai seorang
wartawan kita memilikihak untuk memberikan opini, namun tiak dalam kolom berita
melainkan kolom komentar, karena wartawan juga manusia. Dinisalh seorang
wartawan diuji dimana mereka harus menciptakan suatu berita dari sudut pandang
dirinya namun dia juga harus bersikap adil dan bijak dalam menentukan kebenaran
suatu berita tersebut. Walaupun,dari latar belakang yang berbeda. Dengan adanya
perbedaan latar belakang tersebutlah menciptakan kualitas informasi dan juga
berita dengan gaya bahasa dan penulisan yang beragam.
Elemen
kelima menurut Konvanch dan Rosentiel adalah memantau kekuasaan dan menyambung
lidah mereka yang tertindas. Itu adalah tugas dari seorang wartawan dan seorang
jurnalis, karena mereka harus secara tidak langsung memantau kekuasaan negara,
dan secara tidak langsung pula mereka berusaha mempertahakan NKRI. Seorang jurnalis
harus bisa mendapatkanberita yang memang benar adanya, salah satunya dengan
melakukan kegiatan reporting. Seorang wartawan yang melakukan tindakan
investigasi ini pada umumnya berita yang di sampaikan akan mengalami
kecenderungan yang berat antara satu belah pihak dan seorang jurnalis harus
bisa menghadapi itu.
Elemen
keenam menurut Konvanch dan Rosentiel
adalah sebagai forum public. Didalam suatu
pemerintahan, pastinya nantikan aka nada yang namanya forum public. Forum ini
biasanya di adakan oleh pemertintahan ketika terjadinya banyak keluhan dari
masyarakat yang akhirnya seorang pemimpin negara harus menyelesaikannya lewat
forum dengan para petinggi negara yang mengurus tentang hal itu dan biasanya
kegiatan ini pun di lakukan secara terbuka untuk wartawan karena wartawanlah
yang nantinya akan lebih mengemas berita hasil forum public tersebut. Zaman sekarang
media sudah banyak tersebar, disini tinggal seorang wartawan saja bagaimana ia
bisa mengolah berita dan informasi yang di sampaikan dalam forum tersebut sehingga
memberikan mafaat kepada masyarakat karena beita tersebut.
Elemen
ke tujuh menurut Konvanch dan rosentiel adalah bahwa jurnalisme harus memikat
sekaligus relevan. Seorang jurnalis dituntut untuk membuat berita yang memikat
serta relevan. Sayangnya, masyarakat berfikir jika berita atau informasi yang
menarik itu bersifat lucu, sensasional dan penuh dengn artis, begitu pula
dengan relevan , menurut mereka berita yang disampikan dengan relevan akan
sangat membosankan. Sebenarnya keduanya harus bisa di gabungkan oleh seorang
jurnalis. Maka dari itu mereka memerlukan banyak sekali waktu untuk menciptakan
suatu berita yang lebih menarik bisa di ambil intinyaoleh masyarakat berbobot
dan memiliki nilai manfaat di dalamnya, sehingga tidak hanya berita biasa yang
di tampilkan.
Elemen
ke delapan menurut Konvanch dan Rosentiel adalah wartawan menjadikan beritanya
proporsional dan komprehensif. Seorang jurnalis di tuntut juga untuk membuat
berita yang proporsional dan komperhensif karena banyak sekali hal yang terjadi
di lingkungan masyarakat hanya memberikan suatu judul yang ingin menarik
perhatian masyarakat sesaat yang tidak akan berlangsung lama, karena beritanya
pun tidak berkualitas dan di tampilkan tanpa memperhatikan proposional dan
komperhensifnya. Jadi lebih baik, seorang jurnalis dalam keadaan apapun harus
mempertimbangkan pembuatan judul, isi materinya agar informasi yang di
sampaikan akhirnya menarik perhatian pembaca dan membuat banyak masyarakat
tertarik tidak hanya dari sampul luarnya saja namun hingga sampul dalamnya.
Elemen
ke Sembilan menurut Konvanch dan Rosentiel adalah , Dari ruang redaksi hingga
ruang direksi, semua wartawan seyogyanya punya pertimbangan pribadi tentang
etika dan tanggungjawab sosial. Pastinya dalam pembuatan beita terdapat bnayak
orang yang terlibat dalam pembiatan berita tersebut. Nah, dari segi ini
biasanya akan banyak perdebadatan terjadi di dalam suatu perusahaan antara
atasan dan bawahan tetang berita yang akan di siarkan kepada msayarakat. Disini
seorang jurnalis harus bis memikirkan etika yang ia pegang, walauapun
pendapatnya berbeda dengan seorang pemimpin contohnya dalam diskusi pemilihan
berita, seorang wartawan harus tetap beretika dalam menyampaikan argumennya
jika memang menurut merreka berita yang akan di beritakan itu kurang adil di
dalam suatu masyarakat dan mempertanggung jawabkan setiap kegiatan yang mereka
lalkukan. Terdapat istilah yang sering terdengar di dalam dunia jurnalis “Jurnalisme
yang paling baik seringkali muncul ketika ia menentang manajemennya.”
-Mahasiswi Universitas Prof Dr. Moestopo Beragama"
Komentar
Posting Komentar